Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kesal Dituduh Gelapkan Uang Rp80 Juta Calon Suami Bunuh Wanita Hamil di Lampung
Advertisement . Scroll to see content

Heboh, Mapolda Lampung Diserang dan Dihujani Tembakan Senjata Oleh Sekelompok OTK

Minggu, 07 April 2024 | 19:28 WIB
  • author Indra Siregar, Evan Payong
Heboh, Mapolda Lampung Diserang dan Dihujani Tembakan Senjata Oleh Sekelompok OTK
Pelaku Penembakan Mapolda Lampung/ist

BANDAR LAMPUNG, iNewsBelu.id  - Markas Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menjadi sasaran serangan penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) pada Minggu, (7/4/2024).

Insiden penembakan OTK di Mapolda Lampung yang berlangsung di Jalan Terusan Ryacudu ini mengejutkan banyak pihak.

Kepala Polda Lampung, Irjen Helmy Santika, menyatakan bahwa pelaku penembakan menggunakan mobil dan melaju dengan kecepatan tinggi saat melintas di depan Mapolda Lampung.

“Penembakan oleh orang (OTK) menggunakan mobil ngebut, persis di depan polda,” ujar Irjen Helmy.

Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai motif di balik penyerangan maupun identitas pelaku. Kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap kasus yang berlangsung cepat tersebut.

Kejadian ini memicu kekhawatiran terkait keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Bandar Lampung dan sekitarnya.

"Kepolisian telah meningkatkan pengamanan dan meminta masyarakat untuk tetap tenang serta memberikan informasi apabila memiliki data terkait kejadian ini," ungkapnya.

Penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk mengungkap pelaku serta motif dari aksi penembakan ini.

Pihak Polda Lampung berjanji akan segera menyampaikan perkembangan terkait penyelidikan kepada publik.

“Masyarakat diimbau untuk tidak terpengaruh oleh spekulasi dan menunggu informasi resmi dari pihak kepolisian,” pungkasnya.

Editor: Stefanus Dile Payong

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut