Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 6 Bandara di NTT Rusak Akibat Gempa Flores
Advertisement . Scroll to see content

Sikka Memanas Usai Oknum TNI Pukul Warga, Ratusan Massa Berkumpul Bawa Senjata

Kamis, 20 Januari 2022 | 17:00 WIB
  • author Joni Nura
Sikka Memanas Usai Oknum TNI Pukul Warga, Ratusan Massa Berkumpul Bawa Senjata
Seorang oknum TNI diduga memukul warga saat ricuh pemasangan pelar di Dusun Lodong, Desa Runut, Kecamatan Waigate, Kabupaten Sikka, NTT, Selasa (18/1/2022). Foto/iNews TV/Joni Nura

SIKKA , iNews.id - Seorang oknum TNI diduga memukul warga saat ricuh pemasangan pelar di Dusun Lodong, Desa Runut, Kecamatan Waigate, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Selasa (18/1/2022). Situasi di Desa Lodong memanas saat warga melakukan aksi protes terhadap aparat yang pemasangan pilar di lokasi tanah HGU Desa Runut.

Kondisi makin ricuh saat seorang oknum anggota TNI dari Kodim 1603 tiba-tiba memukul warga yang melakukan protes. Dalam tayangan video terlihat, setelah kejadian itu seorang anggota TNI yang berada di sebelah oknum TNI yang memukul langsung berusaha melerai dan menghentikan keributan. Kericuhan pun terjadi di lokasi antara anggota TNI dengan warga.

Pemukulan terhadap Yosep Felis, warga Suku Soge yang melakukan aksi protes terhadap aparat yang hendak pemasangan pilar di wilayah itu menyebabkan warga mengalami luka di bagian muka. 

"Tiba-tiba dia langsung pukul, main tangan. Satu kali (dipukul)," kata Yosep Felis. Dia mengaku akibat pemukulan itu mengalami luka robek di bagian muka.

Warga pun kemudian berjaga-jaga di lokasi dengan membawa senjata tajam yang akan dilakukan pemasangan pilar oleh aparat dan PT Krisrama. Pilar batas yang telah dipasang kemudian dicabut oleh warga.

Sementara itu, Dandim 1603/Sikka Letkol Inf M Jafar ketika dihubungi MNC Media menyatakan baru mendarat dari Kupang. Saat ini masih mencari kronologis peristiwa tersebut. "Kita lagi cari kronologis kejadiannya," katanya.


 

Editor: Stefanus Dile Payong

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut