Komandan TNI Kabur dari Perang saat Kontak Senjata, Menhan Prabowo Geram

Dile Payong
.
Selasa, 23 November 2021 | 12:26 WIB
Anggota TNI dan Polri melakukan penyisiran mengejar anggota KKB. (Foto: Istimewa)

JAYAPURA, iNews.id - Seorang komandan TNI dikisahkan kabur dari perang saat terjadi kontak senjata. Langkah ini dinilai tidak mencerminkan kepemimpinan militer yang baik. 

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, mengisahkan cerita tersebut dalam buku biografinya 'Kepemimpinan Militer: Catatan dari Pengalaman Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto'.

Mantan Danjen Kopassus ini pun blak-blakan menuliskan secara khusus dalam Bab XII tentang Contoh-Contoh Pemimpin yang Tidak benar. Di antaranya perilaku komandan yang mau enaknya sendiri. 

"Suatu ketika terjadi kontak tembak dengan musuh. Komandan pasukan yang memimpin grup itu lantas memanggil wakilnya," kata Prabowo dalam bukunya tersebut, Selasa (23/11/2021).

Mirisnya wakil komandan itu diminta mengambil alih pasukan dan memimpin serbuan di sebuah bukit. Dalam pandangan Prabowo, sikap komandan itu sama sekali tak mencerminkan kepemimpinan militer. Semestinya komandan berada di tengah-tengah anak buah, termasuk dalam pertempuran. Bukan tanpa alasan dia menceritakan kisah-kisah tersebut. Prabowo ingin agar generasi muda tidak salah jalan. 

"Terutama mereka yang ingin menjadi pemimpin yang baik, saya ceritakan ini bukan untuk menjelekkan orang. Tapi agar saudara-saudara menghindari dan tidak melakukan hal-hal seperti ini," ujarnya.

Editor : Stefanus Dile Payong
Bagikan Artikel Ini