Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Hubungannya Tidak Mendapat Restu Orangtua, Ibu Muda Tega Membuang Bayinya Usai Melahirkan
Advertisement . Scroll to see content

Miris, Bayi Masih Hidup dengan Tali Pusar Utuh Dibuang di Gubuk Warga

Jum'at, 26 Agustus 2022 | 17:44 WIB
  • author Antara, iNews.id
Miris, Bayi Masih Hidup dengan Tali Pusar Utuh Dibuang di Gubuk Warga
Bayi Masih Hidup dengan Tali Pusar Utuh Dibuang di Gubuk Warga (Foto: Istimewa)

SELONG, iNewsBelu.id - Bayi masih hidup dengan tali pusar utuh dibuang di gubuk warga di Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Jumat (26/8/2022). Bayi itu ditemukan hanya terbungkus kain. Kasus penemuan bayi ini, pertama kali ditemukan salah seorang warga yang melintas di TKP. Bayi itu pun dibawa pulang warga.

Informasi yang dihimpun, pertama kali bayi tersebut ditemukan salah seorang warga yang melintas di TKP dan melihat korban menangis hanya terbungkus kain. Guna mengecek kondisi sang bayi, warga tersebut membawanya ke puskesmas. Hasil pemeriksaan dokter dan bidan kalau bayi tersebut diperkirakan baru lahir sekitar pukul 05.00 Wita, berjenis perempuan dengan  tinggi 48 centimeter dan berat 2.5 gram.

Aparat Polsek yang mendapat informasi adanya penemuan orok bayi yang baru lahir ditemukan warga, langsung mendatangi TKP serta lakukan olah TKP, guna mengungkap pelaku pembuangan orok bayi tersebut. Kasi Humas Polres Lotim, Iptu Nicolas Oesman saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima laporan kasus pembuangan bayi yang terjadi di wilayah Pringgebaya Utara.

"Kita sudah terima laporan dan pelaku pembuangan bayi masih lidik," katanya, Jumat (26/8/2022).  Dia mengatakan kondisi bayi sehat dan ditangani bidan puskesmas. "Untuk menghapus pelakunya, kasusnya masih dalam penyelidikan," ucapnya.

Editor: Stefanus Dile Payong

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut