NAIROBI, iNewsBelu.id - Kepolisian Kenya menggelar perburuan besar-besaran terhadap Collins Jumaisi (33), tahanan kasus pembunuhan dan mutilasi 42 perempuan. Dia kabur dari sel markas kepolisian di Nairobi, Selasa (20/8/2024).
Pria yang dijuluki 'vampir' dan 'psikopat' oleh polisi itu ditangkap pada Juli terkait penemuan mayat-mayat yang dimutilasi di tempat pembuangan sampah Nairobi.
Selain Jumaisi, ada 12 tahanan kepolisian yang kabur. Mereka ditangkap atas tuduhan kejahatan berbeda-beda.
"Penyelidikan telah diluncurkan dan operasi keamanan besar-besaran sedang dilakukan untuk menangkap 13 tersangka," kata juru bicara kepolisian Kenya, Resila Onyango, dikutip dari AFP.
Petugas mendapati para tahanan itu kabur pada Selasa pukul 05.00 waktu setempat. Saat itu petugas mendatangi satu per satu sel
untuk memberikan makan pagi.
"Saat membuka pintu sel, mereka menemukan 13 tahanan telah melarikan diri dengan memotong kawat kasa di tempat jemuran," kata Onyango, merujuk pada area terbuka di sel markas kepolisian.
Dia menambahkan, sebagian besar tahanan yang kabur adalah warga Eritrea yang ditangkap karena kasus imigran ilegal.
Editor : Stefanus Dile Payong
Artikel Terkait