MAKASSAR, iNewsBelu.id - Kanit Reskrim Polsek Tallo Iptu Faizal dicopot dari jabatannya setelah menggerebek dan mengamankan puluhan anggota organisasi masyarakat (Ormas) Batalyon 120 Makassar yang ada di Jalan 40.000, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (11/9/2022) dini hari.
Pencopotan terhadap Faizal dari jabatannya pun viral di media sosial dan mendapat komentar dari warganet. Dalam penggerebekan yang dilakukan polisi, petugas mengamankan 48 pemuda, 164 anak panah busur, senjata tajam parang, senjata rakitan jenis papporo, dan 23 botol miras.
Para pelaku dan barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Tallo. Namun, berselang beberapa jam seluruh anggota Ormas Batalyon 120 Makassar langsung dibebaskan dengan alasan pembinaan.
Menanggapi pencopotan tersebut, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto pun angkat bicara. Kata dia, pencopotan terhadap Iptu Faizal dianggap menyelewengkan tugas dan instruksi pimpinan.
"Sebelum dicopot, saya sering menerima keluhan dari Kapolsek Tallo jika yang bersangkutan tak mampu mengayomi masyarakat dengan mengedepankan restorative justive hukum yang diatur dalam Peraturan Polisi Nomor 8 tahun 2021," katanya. Ia mengaku bahwa memang sudah berencana untuk mengganti Kanit Reskrim Polsek Tallo itu.
"Saya memang berencana untuk mengganti yang bersangkutan. Dan puncaknya saat terjadi penggerebekan itu," ujarnya.
Editor : Stefanus Dile Payong
Artikel Terkait
